Minggu, 11 Mei 2014

Contoh Drama Kabayan Di Negeri Romeo

 
Contoh Drama Kabayan Di Negeri Romeo
Contoh Drama
KABAYAN DI NEGERI ROMEO

KAMPUNG BARU, ADALAH SEBUAH KAMPUNG YANG TENTRAM DAN SEJAHTERA. DIMANA KABAYAN DAN NYI ITEUNG HIDUP BERSAMA DI KAMPUNG TERSEBUT.SUATU KETIKA,TERLIHAT KABAYAN SEDANG KEBINGUNGAN MENCARI ISTRINYA.KEMANA YA NYI ITEUNG ???

Kabayan    : “Aduh,istriku teh kemana yah ? di cari-cari dari tadi tapi tidak terlihat batang Hidungnya.  Jangan-jangan Nyi Iteung teh di telan bumi ??! Iteung … iteung.. kamana atuh iteung ? “
Abah    : “ Euh borokokok,gandeng kamu teh! Gak usah teriak juga meureun ! sakit yeuh kuping  Abah.”
Ambu    : “ Iya kabayan,aya naon atuh jojorowokan sagala ? da si Iteung mah moal kamana-mana atuh !”
kabayan    : “ Abah,Ambu, saya teh sebagai suaminya khawatir jeung kangen deuih sama si Iteung. Makhlum da istri tercinta ! “
Abah     : “ Kalem we atuh,nanti juga pulang ! “
        (tidak lama kemudian Nyi Iteung pun datang)
Ambu    : “ itu gening si Iteung sama Bu RT ! “
Kabayan    : “ aduh.. My Darling darimana saja atuh ? akang teh kangen .”
Iteung    : “ eleuh-eleuh si akang meuni lebay ! apan iteung teh habis belanja sayuran sama Bu Rt, iya kan bu ? “
Bu RT    : “ Iya bener!kan kalo yang namanya ibu rumah tangga mah  harus belanja buat masak.”
Abah    : “ Tuh kan,istri kamu teh belanja borokokok ! jangan bikin rusuh wae atuh bisa na teh.”
Bu RT    : “ Ah itu mah kabayan nya saja yang lebay .”
Kabayan    : “ ya sudah atuh kabayan teh minta maaf.”
Ambu    : “ ah dasar weh ini mah si kabayan.”
Bu Rt    : “ ya atuh kalau begitu saya teh duluan saja,mau masak ! marangga ah sadayana .”
Semua    : “ Mangga . . . .”

KEESOKAN HARINYA, ITEUNG SANGAT INGIN BERJALAN-JALAN BERSAMA SUAMINYA KABAYAN. MEREKA PUN PERGI MENYUSURI SEPANJANG JALAN PEDESAAN.

Iteung    : “ kang,sudah lama ya kita tidak seperti ini. Jalan-jalan berdua seperti waktu kita pacaran dulu.”
Kabayan    : “ iya atuh sayang,ini teh saat nya kita nikmatin waktu berdua.”
    (tiba-tiba Esih dan Odah datang)
Esih    : “ Jiaa ilaah,meuni so sweet kitu ! kaya pengantin baru saja bergandengan tangan .”
Odah    : “ iya ih, odah teh meuni kabita sama kalian. Ngomong**pada mau kemana atuh ?“
Iteung    : “ ih nya biarin weh atuh ! eh Esih,Odah jangan suka banyak komentar. Makanya kalian teh cepet nikah atuh,iya kan kang ?”
Kabayan    : “ betul pisan,jangan jomblo wae atuh ! “
Esih    : “ wah,teu rame ah sudah ngebahas nikah mah.”
Odah    : “ iya,liatin weh nanti odah mah mau nikah sama JUSTIN BIEBER.”
Kabayan&Iteung : “ haha… ngimpi ….. ! “
Esih    : “ hayu odah ah,kita pergi saja ! “
Kabayan&Iteung : “ Huuuuu … “

SESAAT KEMUDIAN,TANPA DISENGAJA KABAYAN MENENDANG TEKO EMAS YANG BERADA TEPAT DIHADAPANNYA. ITEUNG DAN KABAYAN PUN KAGET DENGAN APA YANG TERJADI SETELAHNYA.

Kabayan    : “ aduh,apa itu ? “
Iteung    : “ gak tau kang,warnanya emas.kaya teko tapinya.”
Jin tomang    : “ wusssh (sambil menatap iteung dan kabayan) ku beri 3 permintaan ! “
Kabayan     : “ astagfirullahhalazim,anda teh siapa ?ko badannya subur begini,makan apa emang ?”
Iteung    : “ ih akang,ini teh jin penghuni teko emas yang akang tendang barusan !” (berbisik)
Kabayan    : “ ah,masa sih teung ? “
Jin tomang    : “ berisik ! kalian terlalu banyak bicara. Katakanlah saja apa mau kalian ? nanti akan
         Ku kabulkan.”
Iteung    : “ euleuh,nyaan ini teh ? ciusan jin ? “
Jin tomang    : “ ini cius loh ! “
Kabayan    : “ eh iteung emangnya kamu teh mau minta apa?kan kita sudah hidup bahagia berdua.”
Iteung    : “ ih akang,iteung teh pengen sekali pergi ke italy. Negera impian iteung dari dulu .”
Kabayan    : “ ya sudahlah akang mah ikut iteung saja . akang turuti saja maunya iteung.”
Jin    : “ jadi kalian mau ke italy ?”
Iteung    : “ iya jin,iteung teh pengen sekali pergi ke italy. Bisa kan ?”
Jin    : “ bisa diatur ! kalau begitu ayo naik ke sapu ajaib. Jin akan membawa kalian ke italy.”
Iteung    : “ asikkk !”
    (mereka pun pergi ke italy menggunakan sapu ajaib milik jin tomang)

SEMENTAR A ITU DI NEGERI ITALY ROMEO TERLIHAT PANIK.

Romeo    : “ tolong …. Tolong…..”
Juliet    : “ wahai romeo ada apakah gerangan sampai kau berteriak-teriak meminta pertolongan ? “
Romeo    : “ oh juliet … kebetulan sekali kau datang .”
Juliet    : “ bicaralah romeo biar beban di hatimu meringan bagai kapas di terbangkan angin.”
Romeo    : “ juliet …. Aku tak sanggup mengatakannya.”
Juliet    : “ katakanlah romeo ku .”
Romeo    : “ oh juliet,kedua orang tua ku hendak menjodohkanku dengan putri Diana. Sedangkan kau tau hatiku tidak untuk dia.”
Juliet    : “ lantas kenapa kau berlari ? seakan ketakutan di kejar hantu ?”
Romeo     : “ ah juliet, cepatlah sembunyikan aku. Karena aku tengah dikejar-kejar oleh putri diana  dan dua orang saudaranya.”
Juliet    : “ baiklah romeo, ayo kita pergi .”

SEMENTARA ITU PUTRI DIANA BESERTA DUA ORANG SAUDARANYA  TERLIHAT KEBINGUNGAN MENCARI ROMEO.

Putri Diana    :  “ Sialan ! kemana larinya dia ? “
Tulip    : “ aku tahu, pasti dia lari ke arah kanan .”
Olive    : “ tidak ! pasti dia lari ke arah kiri . “
Tulip    : “ apa dia di makan hantu ? “
Olive    : “ tidak ! dia di makan harimau .”
Diana    : “ tidak mungkin ! alasan kalian tidak masuk akal.”
Tulip    : “ tapi putri ,, ini kan di hutan. Bisa saja dia di makan hantu atau harimau.”
Olive    : “ benar putri,percayalah pada kami .”
Diana    : “ sudahlah, kalian semua berisik ! ayo kita cari lagi ! “

SEMENTARA ITU,DI KAMPUNG BARU AMBU DAN ABAH MULAI MERASA CEMAS KARENA KABAYAN DAN ITEUNG TAK KUNJUNG PULANG.

Ambu    : “ abah, bagaimana kumaha ini ? kabayan dan iteung tidak juga pulang. Mereka kemana ya ? ambu galau abah.”
Abah    : “ sama mbu,abah juga galau. Bagaimana kalau terjadi apa-apa kepada mereka ?”
Ambu    : “ abah jangan berpikiran seperti itu atuh. Ambu kan makin galau .”
Abah    : “ ya sudah, ambu tenang dulu. Abah teh yakin da mereka teh udah pada gede. Pasti atuh mereka teh bisa jaga diri. “
(Tidak lama kemudian datanglah Esih dan Odah menghampiri Ambu dan Abah)
Esih    : “ eleuh kunaon muka ambu teh meuni murung kitu ? “
Odah    : “ iya ambu kenapa atuh ? gak bisa bayar utang ya ? “
Abah    : “ huss ari ngomong teh udah kaya buang sampah,Sembarangan saja.”
Esih    : “ ya terus kenapa atuh ?”
Odah    : “ enya, ini teh what happen  aya naon ? “
Ambu    : “ ambu teh sedih. Anak ambu nyi iteung sama suaminya gak pulang-pulang. Ambu khawatir mereka kenapa-napa.”
Esih    : “ keheula-keheula.. esih terakhir ketemu sama mereka teh lagi jalan-jalan berduan.”
Abah    : “ nyaan esih ? emang mereka teh tidak bilang gitu mau pergi kemana ? “
Ambu    : “ aduh,bagaimana ya ? ambu khawatir ini teh.”
Odah    : “ ya sudah atuh ambu, berdo’a saja.nanti juga mereka pasti pulang lagi.”

SINGKAT CERITA,KABAYAN DAN ITEUNG PUN TIBA DI ITALY .MEREKA MUNCUL TEPAT DI DEPAN SEORANG PENGAWAL YANG SEDANG KEBINGUNGAN MENCARI ROMEO.

Pengawal    : “ tuan..tuan.. dimana kau berada ? harus kemana lagi aku mencari mu ? Aku takut tak bisa menemukanmu,dan akhirnya di pecat oleh mami mentega..  Eh,eh maksudku mami montague.”
        (tiba-tiba mami montague pun datang)
Mami montague: “ siapa yang kau maksud mentega ? “
Pengawal    :  “ tidak nyonya. Maksud saya mami margarine. Eh,maafkan saya nyonya. Maksud saya mami montague.”
Montague    :  “ sudah berani macam-macam kau rupanya ? Saya tidak mau tahu. Pokoknya cepat atau lambat romeo harus segera di temukan Kalau tidak ,kau akan tau akibatnya.”
Pengawal    :  “ Baik nyonya…”
(perlahan,kabayan dan iteung mulai mendekati pengawal karena penasaran apa yang sedang terjadi sebenarnya)
Kabayan    :  “ punten kang,mengapa ibu mentega marah-marah kepada akang ?”
Pengawal    :  “ apa yang kau katakan ? bahasa yang kau pakai tidak mencirikan  orang italy ? “
Iteung    :  “ kami berasal dari kampung yang ingin berlibur dan berkunjung di italy. Apakah benar   ini negeri italy ? “
Pengawal    :  “ benar,ini adalah negeri italy.kemana kalian akan berlibur ? “
Iteung    :  “ saya sangat ingin bertemu dengan romeo dan juliet. Apa bisa anda membantu saya?
Kabayan    :  “ Bener kang , istri saya sangat mengidolakan romeo dan juliet. Akang kenal sama romeo dan juliet ?”
Pengawal    : ” jelas saya kenal , karena saya adalah pengawal dari tuan romeo.  Akan tetapi saat ini romeo menghilang dan saya sangat kebingungan.Apalagi mami montague sangat marah kepada saya .”
Iteung    :  “ kalau begitu kami teh bisa membantu anda untuk mencari romeo , bukan begitukan kang ?”
Kabayan    :  “benar sekali akang pengawal, kami pasti akan membantu anda untuk mencari romeo.”
Pengawal    :  “ ya sudah kalau begitu , ayo kita pergi !”
Mm    :  “ tunggu pengawal , aku ingin ikut bersamamu !”
Kabayan    :  “ oh , jadi ibu mentega ini maminya romeo ?”
Iteung     :  “ mami montague , kang !”
Mm    :  ” ya , nama saya adalah rosalana montague . Jadi anda jangan salah menyebutkan nama saya.”
Kabayan    :  “ muhun , siap nyonya .”

 AKHIRNYA PENGAWAL , MAMI MONTAGUE , KABAYAN BESERTA ITEUNG PERGI MENCARI
 ROMEO YANG KABUR DARI ISTANA . SEMENTARA ITU ROMEO DAN JULIET TENGAH
 KEBINGUNGAN AKAN KEMANA MEREKA PERGI .

Juliet    :  “ wahai romeo , sudah sangat jauh kita berjalan meninggalkan istana . Akan kemana lagi kita harus pergi ?”
Romeo    :  “ bersabarlah Julietku , karena ini demi kebaikan kita . Bukankah kau tak ingin melihat ku menikah dengan orang lain ?”
Juliet    : “ benar romeo , aku tak ingin melihatmu dengan wanita lain , karena aku sangat mencintaimu.”
Romeo    :  “ aku pun sangat mencintaimu . bahkan aku rela mati hanya untuk mu.”
                                                                                                       
 (TIDAK LAMA KEMUDIAN MUNCULAH PUTRI DIANA BERSAMA KEDUA SAUDARANYA  YANG SANGAT SENANG KARENA BISA MENEMUKAN ROMEO)

Tulip    :  “ putri , bukankah itu romeo ?”
Olive    :  “ benar putri itu romeo , tapi mengapa dia bersama Juliet ?”
Diana    :  “ wahai romeo , akhirnya aku bisa menemukan mu . Kemana kau pergi selama ini ? bukankah kita akan segera menikah .”
Romeo    :  “ dengar Diana , aku tak mau menikahimu . karena aku hanya mencintai Juliet ku !”
Diana    :  “ apa , kau tega meninggalkan ku karena perempuan ini ? kau sangat tidak punya perasaan ! aku benci padamu !
Tulip    :  “ romeo,beraninya kau seperti itu kepada tuan putrid

( OLIVE DAN TULIP MENGELUARKAN PISAU DAN HENDAK MENUSUK ROMEO , TAPI  ROMEO BERHASIL MENANGKISNYA DAN MENJATUHKAN MEREKA KE JURANG )

Romeo    :  “hai Diana ,apa kau ingin ku jatuhkan ke jurang sepeti saudara mu itu hah?”
Diana     :  “ tidak Romeo , jangan bunuh aku . Aku mohon !”
Juliet    :  “ kalau begitu pergilah dari sini dan tinggalkan kami berdua .”
 DENGAN RASA KESAL DAN PENUH DENDAM , DIANA PUN PERGI MENINGGAL ROMEO  DAN  JULIET. SEMENTARA ITU ROMBONGAN KABAYAN MASIH SIBUK MENCARI ROMEO .

Montague    :  “ pengawal , kabayan , iteung , sebaiknya kita beristirahat terlebih dahulu . Aku merasa lelah .”
Kabayan    :  “ muhun mangga nyonya . kita beristirahat disini saja .”

SAAT MEREKA BERISTIRAHAT,MUNCULAH MAMI CAPULET DAN INANG PENGASUH.

Inang    :  “ maafkan aku nyonya capulet. Aku tidak berhasil menemukan Juliet di istana. Semua ruangan sudah ku cek . dan aku sudah bertanya kepada semua penjaga istana. Tapi tak ada satupun yang melihat Juliet.”
Mami capulet    : “ lantas bagaimana ini ?  aku mulai meragukanmu sebagai pengasuh anakku.
             Padahal kau sudah lama bekerja padaku untuk mengasuh Juliet.
Inang    :  “ aku benar-benar minta maaf nyonya.aku menyesali perbuatan ku.”
MC    :  “ baiklah, sebaiknya kita cari Juliet sekarang juga.”
        (capulet pun melihat rombongan montague yang sedang beristirahat)
MC    :  “ hey mentega! apa yang kau lakukan disini ? “
MM    :  “ jaga mulutmu burung wallet. aPa maksudmu tiba-tiba datang dan berbicara seperti itu ? “
Inang    :  “ hey nyonya montague ! jangan sembarangan merubah nama nyonyaku.”
MM    :  “ diam kau pengasuh! Kau tak tau apa-apa.”
Pengawal    :  “ sudahlah nyonya-nyonya. Tidak baik bertengkar seperti itu.”
MM    :  “ sebentar pengawal. Akau curiga,sepertinya perginya romeo dibawa kabur oleh Juliet.”
MC    :  “ APA ?! beraninya kau menuduh anakku.asalkan kau tau,julietpun pergi dari istana. Apa jangan-jangan anakmu yang membawa pergi putri ku ? “
MM    :  “ kau jangan asal menuduh,capulet!”

KABAYAN PUN BERDIRI DAN BERMAKSUD MELERAI PERTENGKARAN ITU.

Kabayan    :  “ cukup. Sudah,sudah. Jika nyonya saling bertengkar,bagaimana kita bisa menemuka Romeo dan Juliet ? “
Pengawal    :  “ benar nyonya.alangkah baiknya kita bekerja sama dalam mencari keberadaan romeo dan Juliet.”
Inang    :  “ benar nyonya,sebaiknya nyonya berdamai saja. Demi Juliet,nyonya.”
(Mereka pun berdamai dan saling berjabat tangan. Dan melanjutkan pencarian Romeo dan Juliet bersama-sama.)
Pengawal     :  “ sudah sejauh ini kita mencari tuan romeo dan putri Juliet. Namun mereka belum juga di temukan.lalu kemana lagi kita harus mencari mereka ? “
Inang    :  “ iya,kemana nyonya ? “
Iteung    :  “ tunggu dulu!saya the lupa kalau saya sama kang kabayan punya teko emas.”
MC    :  “ Apa itu teko emas ?”
Kabayan     :  “ teko emas teh ,teko yang bisa mengabulkan permintaan. Saya dan nyi iyeung masih punya dua permintaan lagi.”
MM     :  ” syukurlah.. bagaimana cara kerjanya ?”
Kabayan    :  ” tunggu sebentar nyonya .”
(Kabayan pun mengulagi hal yang sama saat dia bertemu dengan jin. Yaitu menendang kembali teko tersebut. Jin pun muncul dan menawari mereka dua permintaan.)
Jin         :” wusss….. kuberi dua permintaan. Apa yang kalian inginkan ?”
Pengawal     :  ” makhluk apa ini ? badannya sama seperti ku.”
Jin        :” jangan gegabah. Aku lebih kurus darimu.”
Pengawal     :  ” hah !! yang benar saja. Jelas aku lebih kurus darimu.”
Inang     :  ” sudah sudah jangan bertengkar. Jin , apakah kau bisa membantu kami untuk menemukan Romeo dan Juliet ?”
MC     :  ” Benar jin. Kami sangat kebingungan mencari mereka. Tolonglah jin.”
MM    :  ” Benar jin.. tolong kami.”
Jin    :  ” baiklah.aku akan membantu . tapi jangan ada yang berisik,karena aku akan membacakan mantra .”

0 Responses to “Contoh Drama Kabayan Di Negeri Romeo ”

Poskan Komentar

Sponsored by Jobs