Jumat, 14 Maret 2014

Contoh Makalah Analisis Materi SKI Kelas 6 SD

 Contoh Makalah Analisis Materi SKI Kelas 6 SD
SKI KELAS 6
BUKU I (buku ajar PAI)
KISAH PERJUANGAN KAUM MUHAJIRIN
Sejak Nabi Muhammad saw Menyampaikan ajaran islam secara terang-terangan, Nabi saw banyak tantangan dari kaum Quraisy. Sebab keyakinan menyembah berhala, mabuk, perbudakan dan pembunuhan anak perempuan bertentangan dengan ajaran islam. Sehingga kaum Quraisy berniat membunuh Nabi saw.
Kaum musyrik Quraisy menyiksa para pengikut Nabi saw :
•    Sumaiyah, tetap iman kepada Allah walaupun dipukuli sampai lumpuh, kemudian ditusuk pakai tombak dari bawah perut hingga tembus dadanya sehinnga meninggal.
•    Yasir (suami Sumaiyah), dihajar Abu-Jahal diikat lalu diseret di sepanjang padang pasir yang panas kemudian ditendangi hingga meninggal dunia.
•    Bilal bin Rabbah, diikay kemudian ditindihi batu besar di atas perutnya dan dijemur di padang pasir yang sangat panas serta tidak diberi makan dan minum.
Kekejaman itu tidak menyurutkan semangat Nabi dan para pengikutnya untuk menyiarkan ajaran islam. Sehingga Nabi berhijrah dari Makah ke Madinah (1 H/622M). Sebabnya antara lain :
1.    Perkembangan islam di Makah lambat.
2.    Hambatan dan tekanan dari kaum kafir Quraisy.
3.    Ada jaminan dari penduduk Madinah.
4.    Nabi tahu bahwa Madinah islam akan mudah berkembang.
5.    Ada perjanjian Aqabah I dan II (suku Khazraj dan Aus akan menjaga keselamatan Nabi saw dan para pengikutnya).
Mereka yang hijarah banyak mengorbankan harta, benda dan perasaan. Mereka hanya membawa bekal sekedarnya saja. Di Madinah islam berkembang pesat.
Hadis
Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya setiap  perbuatan tergantung niatnya.  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (H.R. Bukhari Muslim)
KISAH PERJUANGAN KAUM ANSHAR
Kaum Anshar merupakan sebutan bagi orang Madinah yang menerima rombongan Nabi saw dan pengikutnya hijrah ke Madinah.
Persiapan hijrah Nabi diawali dengan bertemunya 6 orang yang yang ziarah ke Makkah (as’ad bin Zurarah, Rafi’ bin Malik, Auf bin Al-Harits, Quthbah bin Amir, ‘Uqbah bin Amir, dan Jabir bin Abdullah) dan mereka orang pertama Madinah yang masuk islam (th 11 keNabian). Kemudian mereka berenam meninggalkan Makkah menuju Madinah dan menyebarkan agama Islam.
Pada musim haji (12 keNabian/621 M) mereka menemui Nabi saw kembali dan membawa 12 orang dari suku Aus dan Khazraj untuk menyatakan masuk islam. Nabi saw kemudian membaiat mereka di Bukit Aqabah (Bai’atul Aqabah I). bai’at tersebut terdiri dari 10 aturan diantaranya :
1.    Akan menyembah Allah dan tidak menyekutukannya
2.    Tidak akan mencuri
3.    Tidak akan berbuat zina
4.    Tidak akan membunuh anak-anak perempuan
5.    Tidak memfitnah
6.    Setia kepada Rasulullah
Pada musim haji tahun (13 keNabian) banyak penduduk Madinah yang haji (72 laki-laki dan 2 perempuan). Kemudian Nabi saw diminta untuk hijrah ke Yastrib, pemuka Kharaj dan Aus bersumpah yang isinya :
1.    Penduduk Madinah siap melindungi Nabi Muhammad saw
2.    Penduduk Madinah ikut berjuang membela Islam dengan harta dan jiwa
3.    Penduduk Madinah berusaha memajukan Islam dengan menyiarkan kepada sanak keluarga
4.    Penduduk Madinah siap menerima akibat dari dakwah Islam.
Bai’at ke-2 ini disebut Bai’at Aqabah II (Bai’atul Aqabah al-Kubro) berisi :
1.    Mendengar dan mentaati Nabi Muhammad saw baik dalam keadaan semangat/malas
2.    Menafkahkan harta baik dalam keadaan baik/sulit
3.    Melakukan amar ma’ruf nahi mungkar
4.    Tetap tabah dalam menghadapi celaan kaum kafir
5.    Melindungi Nabi saw sebagaimana mereka melindungi diri dan keluarganya.
Hijrah Nabi pada tanggal 16 Rabiulawal 1H, Rasulullah disambut gembira, banyak orang yang memohoon menjadi tuan rumah bagi Rasulullah saw. Akan tetapi Nabi saw mengikuti ontanya berhenti ia akan berhenti. Keberuntungan berhenti pada Abu Ayyub al-Ansari kemudian onta tersebut berhenti di tanah kosong milik dua anak yatim (Sahl dan Suhail). Di tempat inilah Nabi saw mambangun masjid Nabawi.
Kemudian Nabi saw mengubah nama kota Yatsrib menjado Madinah al-Munawaroh.

BUKU II
(MAJLIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PWM DIY)
KEGIGIHAN PERJUANGAN KAUM MUHAJIRIN
Rasulullah memilih Yatsrib sebagai tempat untuk menyebarkan Islam karena beliau tahu disana mudah menerima Islam. Dan penduduknya sudah mengenal ketuhanan.
Pada tahun ke-12 kenabian pada musim haji, datanglah 12 orang laki-laki dan seorang wanita Yatsrib ke Makkah menemui Rasullullah secara rahasia (Aqabah I) untuk mengadakan perjanjian (bai’at).
Pada tahun 13 dari kenabian, datanglah rombongan muslimin 73 orang laki-laki dan 2 orang perempuan untuk haji. mereka mengadakan pertemuan di Aqabah ke-2. Pada pertemuan tersebut mereka berjanji bahwa mereka akan membela nabi Muhammad saw.
Kaum Quraisy ingin membunuh Nabi saw karena khawatir Nabi saw akan menguasai mereka. Nabi saw diperintah Allah untuk pergi ke Yastrib kemudian berkemas dan menyuruh Ali bin Abi Tholib untuk menempati tempat tidurnya dan kemudian Nabi secara diam-diam pergi ke rumah Abu Bakar kemudaian pergi ke Goa Tsur. Kemudian senin 8 Rabi’ul Awal th 1 H Nabi tiba di Kuba. Di Kuba Rasulallah mendirikan Masjid Quba.
Pada jumat 12 rabi’ul awal th 1 H pada hari itu Nabi Muhammad saw, Abu Bakar dan Ali bin Abi Tholib memasuki kota Yatsrib dan disambut penduduk Yatsrrib dengan penuh kegembiraan. Pada hari itu Nabi saw juga shalat jum’at pertama bersama kaum Muslim, Muhajirin, dan Anshar. Sejak itu pula Yatsrib menjadi Madinatun Nabiy, Kota Nabi dan disebut Madinah.
TOLONG MENOLONG KAUM ANSHAR
Setelah menetap di Madinah, Nabi membentuk masyarakat islam yang aman, bebas dari tekanan dan ancaman.Nabi juga mempertalikan hubungan keluarga antara kaum Muhajirin dan Anshar. Kaum muslimun penduduk Yatsrib disebut Anshar yang berarti “pertolongan” karena mereka menolong kaum Muhajirin. Menyambut kedatangan mereka dan menerimanya dengan penuh kegembiraan.mereka membantu dengan ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu apapun, kecuali ridho Allah saw dan ketaatan mereka terhadap Rasulullah saw. Dengan demikian terbinalah masyarakat islam di Madinah dengan baik.
Dalam membina masyarakat Islam di madinah ini usaha-usaha pokok yang terlebih dahulu dikerjakan Nabi Muhammad saw antaralain :
1.    Mendirikan masjid
Di dalam masjid Nabi saw mengajarkan semangat jihad di jalan Allah, sehingga kaum muslimin rela mengorbankan harta benda, jiwa dan raganya. Di masjid Nabi saw juga mengajarkan doktrin tauhid, dan mengajarkan pokok-pokok agama Islam , ibadah berjamaah, dan musyawarah.
2.    Mempersaudarakan kaum Muhajirin dengan kaum Anshar
a.    Abu Bakar dengan Haritsah bin Zaed
b.    Ja’far bin Abi Thalib dengan Mu’adz bin Jabal
c.    Umar bin Khathab dengan ‘Itbah bin Malik
3.    Perjanjian perdamaian dengan kaum Yahudi
a.    Kaum Yahudi hidup damai bersama-sama dengan kaum Muslimin, kedua belah pihak bebasmemeluk dan menjalankan agama masing-masing.
b.    Kaum Muslimin dan Yahudi wajib tolong-menolong.
c.    Madinah adalah kota suci yang wajib dihormati oleh mereka yang terikat oleh perjanjian ini, kalau ada perselisihan diserahkan kepada Allah dan Rasul.
d.    Siapa saja yang tinggal di dalam/luar kota Madinah wajib dilindungi keamanan baginya, kecuali orang yang dzalim dan bersalah, sebab Allah menjadi pelindung bagi orang-orang yang baik dan berbakti.
4.    Meletakkan dasar-dasar politik, ekonomi dan sosial untuk masyarakat Islam.

ANALISIS PERBANDINGAN
Buku yang dari PWM Muhammadiyah lebih singkat sehingga lebih mudah untuk diingat dan diceritakan kembali oleh siswa, namun kelemahan buku ini tidak disertai hadis yang terkait dengan niat hijrah dan tidak ditulis isi bai’at Aqobah.
Buku ajar PAI dari fokus memaparkan cerita lebih panjang lebih lengkap memaparkan isi-isi bai’at dan mencantumkan arti hadis, namun matan hadis tidak dicantumkan, sehingga apabila dicantumkan matan hadis akan lebih lengakap dan siswa dapat sekaligus menghafal karena dimasa kanak-kanak otak  lebih mudah menghafal.


KOMPETENSI
•    Knowledge
Buku dari PWM : setelah mempelajari materi tersebut siswa mampu meneladani kegigihan kaum muhajirin sehingga siswa mempunyai keteguhan pendirian untuk mencapai tujuan yang disertai ketabahan dan kesungguhan serta belajar sungguh-sungguh tanpa mengenal putus asa untuk mencapai prestasi.
Buku ajar PAI : dalam buku tersebut dapat diambil contoh para pengikut Nabi yang disiksa namun tetap teguh pendirian dan tetap iman, dan hijrahnya diniatkan untuk Allah dan pada akhirnya islam mengalami kejayaan. Maka dari itu tepat untuk siswa kelas 6 akan UN, sehingga dengan siswa mempunyai keteguhan hati, kesabaran dalam belajar demi prestasi yang diinginkan serta percaya diri tidak mudah terpengaruhi dan didasari dengan niat yang benar tidak hanya semata untuk nilai sehingga siswa dalam mengerjakan UN bisa percaya diri tidak tergantung dengan pekerjaan orang lain.
•    Skill
Dari materi tersebut siswa dapat bercerita, kemudian tuntutan siswa untuk memahami cerita tersebut supaya siswa dapat menerapkan untuk kehidupan sehari-hari khususnya yang berkaitan dengan belajar sehingga siswa mampu mengambil tindakan dan merefleksi diri sehingga siswa dapat merumuskan tindakan yang baru dalam kegidupannya.
•    Values/nilai/hikmah
Kegigihan kaum Muhajirin yang dipimpin oleh Nabi saw dalam menegakkan agama Islam walaupun banyak rintangan. Mereka tidak pernah putus asa bahkan rela mengorbankan harta benda mereka untuk berjihad di jalan Allah. Dan mereka berniat hijrah karena Allah. Kelapangan dada kaum anshar jugaberperan penting dalam penyebaran Islam. Dengan pertolongan mereka baik harta, benda, bahkan jiwa raga diberikan demi Agama Islam.
•    Atittude
Dari kisah tersebut siswa harus mengambil hikmah dari kisah tersebut untuk bersikap. Siswa kelas 6 harus memiliki keteguhan, kerja keras berusaha lahir dan batin agar tercapai prestasi yang diinginkan. Siswa selain belajar juga dituntut untuk berdoa dan memantapkan niat yang benar dan tidak mudah terombang-ambingkan. Selain itu siswa harus membiasakan belajar kelompok, sehingga dalam kelompok dapat saling mengisi kekurangn-kekurangannya itu. Sehingga pada saat UN siswa sudah mantap dan tidak ada kata mencontek.
•    Interest
Pengorbanan harta, benda, jiwa dan raga terhadap Agama Islam serta keteguhan Iman semangat meski tersiksa.

CORAK KURIKULUM
Buku PWM : transformation oriented (perubahan) dikaitkan dengan pendidikan kelas 6 SD dimana kelas 6 SD itu menyiapkan diri dan harus belajar sungguh sungguh dan menyiapkan tujuan kedepan yang benar.
Buku ajar PAI: masih status quo apa adanya tidak ada sesuatu yang baru dan tidak direlevansikan dengan kebutuhan siswa.
KESIMPULAN
Dari perbandingan buku paket ajar di atas kami menyimpulkan bahwa buku paket PAI kelas 6 SD baik standar kompetensi maupun kompetensi dasar kurang begitu mendalam. Dalam buku itu standar kompetensi maupun kompetensi dasarnya bertujuan agar siswa dapat bercerita, sehingga tujuan utamanya kurang begitu mendalam. Jika hanya dapat bercerita maka apa yang dapat diperoleh dari siswa? Seharusnya standar kompetensi maupun kompetensi dasarnya perlu dirubah sehingga tujuan siswa setelah mempelajari SKI dapat mengambil hikmah dan dapat merubah semangat para siswa sehingga values dan nilai pendidikannya tercapai dengan baik. Seperti buku paket PAI dari PWM DIY kami malah lebih setuju karena baik standar kmpetensi maupun kompetensi dasarnya lebih mendalam dan menyangkut beberapa aspek tidak hanya kognitif namun afektif dan psikomotoriknya tercapai.

0 Responses to “Contoh Makalah Analisis Materi SKI Kelas 6 SD”

Poskan Komentar

Sponsored by Jobs