Kamis, 20 Februari 2014

Definisi Pneumonia


Definisi Pneumonia
Definisi Pneumonia
LAPORAN PENDAHULUAN PNEUMONIA
DEFINISI PNEUMONIA
Pneumonia merupakan peradangan akut parenkim paru yang biasanya berasal dari suatu infeksi. (Price, 1995)
ETIOLOGI PNEUMONIA
1.    Bakteri
Pneumonia bakteri biasanya didapatkan pada usia lanjut. Organisme gram posifif seperti : Steptococcus pneumonia, S. aerous, dan streptococcus pyogenesis. Bakteri gram negatif seperti Haemophilus influenza, klebsiella pneumonia dan P. Aeruginosa.
2.    Virus
Disebabkan oleh virus influensa yang menyebar melalui transmisi droplet. Cytomegalovirus dalam hal ini dikenal sebagai penyebab utama pneumonia virus.
3.    Jamur
Infeksi yang disebabkan jamur seperti histoplasmosis menyebar melalui penghirupan udara yang mengandung spora dan biasanya ditemukan pada kotoran burung, tanah serta kompos.
4.    Protozoa
Menimbulkan terjadinya Pneumocystis carinii pneumonia (CPC). Biasanya menjangkiti pasien yang mengalami immunosupresi. (Reeves, 2001)
5.    Aspirasi
6.    Inhalasi

PATOFISIOLOGI
Pneumonia dapat terjadi akibat menghirup bibit penyakit di udara, atau kuman di tenggorokan terisap masuk ke paru-paru. Penyebaran bisa juga melalui darah dari luka di tempat lain, misalnya di kulit. Jika melalui saluran napas, agen (bibit penyakit) yang masuk akan dilawan oleh berbagai sistem pertahanan tubuh manusia. Misalnya, dengan batuk-batuk, atau perlawanan oleh sel-sel pada lapisan lendir tenggorokan, hingga gerakan rambut-rambut halus (silia) untuk mengeluarkan mukus (lendir) tersebut keluar.
KOMPLIKASI
Komplikasi dari pneumonia adalah sebagai berikut :
1.    Empisema
2.    Gagal nafas
3.    Perikarditis
4.    Meningitis
5.    Hipotensi
6.    Deliriu
7.    Dehidrasim
8.    Asidosis metabolic

MANIFESTASI KLINIK/ TANDA DAN GEJALA
Gejala penyakit pneumonia biasanya didahului infeksi saluran nafas atas akut selama beberapa hari. Selain didapatkan demam, menggigil, suhu tubuh meningkat dapat mencapai 40 derajat celsius, sesak nafas, nyeri dada, dan batuk dengan dahak kental, terkadang dapat berwarna merah karat (untuk streptococcus pneumoniae), merah muda (untuk staphylococcus aureus), atau kehijauan dengan bau khas (untuk pseudomonas aeruginosa). Pada sebagian penderita juga ditemui gejala lain seperti nyeri perut, kurang nafsu makan, dan sakit kepala.
Tanda dan Gejala berupa :
1.    Batuk nonproduktif
2.    Ingus (nasal discharge)
3.    Suara napas lemah
4.    Retraksi intercosta
5.    Penggunaan otot bantu nafas
6.    Demam
7.    Krekels
8.    Cyanosis
9.    Leukositosis
10.    Thorax photo menunjukkan infiltrasi melebar
11.    Batuk
12.    Sakit kepala
13.    Kekakuan dan nyeri otot
14.    Sesak nafas
15.    Menggigil
16.    Berkeringat
17.    Lelah.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan :
a.    Kulit yang lembab
b.    Mual dan muntah
c.    Kekakuan sendi.

PENATALAKSANAAN PNEUMONIA
1.    Kemoterapi
Pemberian kemoterapi harus berdasarkan pentunjuk penemuan kuman penyebab infeksi (hasil kultur sputum dan tes sensitivitas kuman terhadap antibodi). Bila penyakitnya ringan antibiotik diberikan secara oral, sedangkan bila berat diberikan secara parenteral. Apabila terdapat penurunan fungsi ginjal akibat proses penuaan, maka harus diingat kemungkinan penggunaan antibiotik tertentu perlu penyesuaian dosis (Harasawa, 1989).
2.    Pengobatan Umum
a.    Terapi Oksigen
b.    Hidrasi
Bila ringan hidrasi oral, tetapi jika berat hidrasi dilakukan secara parenteral
3.    Fisioterapi
Penderita perlu tirah baring dan posisi penderita perlu diubah-ubah untuk menghindari pneumonia hipografik, kelemahan dan dekubitus.

0 Responses to “Definisi Pneumonia”

Poskan Komentar

Sponsored by Jobs