Senin, 08 Juli 2013

Makalah Hipertensis dan Diabtes

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.    Latar Belakang
Salah satu penyakit yang sering muncul seiring dengan berjalannya waktu, terutama jika dalam silsilah keluarga ada yang menderita, adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Secara visual, penyakit ini memang tidak tampak mengerikan. Namun, ia bisa membuat penderita terancam jiwanya atau paling tidak menurunkan kualitas hidupnya. Karenanya, ia dijuluki penyakit terselubung atau silent killer. Setiap orang pasti mendambakan kesehatan jasmani dan rohani. Namun sayangnya, bertambahnya usia sering kali membuat kesehatan terkikis sedikit. Ketahanan terhadap infeksi perlahan menurun kinerja berbagai organ tubuh pun lambat laun melorot, begitu pula dengan penyakit Diabetes.
Diabetes adalah perubahan menetap dalam sistem kimiawi tubuh yang mengakibatkan darah mengandung terlalu banyak garam. Penyebabnya adalah kekurangan hormon insulin atau ketidakmampuan tubuh membuat insulin. Diantara sebagian besar rgam penyakit diabetes, dibagi menjadi dua macam yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, pembagian tersebut berdasarkan penyebabnya. Penyakit diabetes mempunyai dampak yang sangat besar bagi tubuh karena pada umumnya diabetes tidak hanya menyerang sistem imun tetapi juga pada organ-organ dalam tubuh.
Penyembuhan penyakit lewat upaya medis kedokteran tentu masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat luas. Namun, tidak jarang sebagian oarang mencoba dan mencari cara lain yang mungkin kurang dikenal luas
Perilaku masyarakat yang demikian ini agaknya semakin menguatkan tesis bahwa kesembuhan bisa didapatkan dari tanaman obat.

1.2.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, masalah-masalah yang muncul dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
1.    Apa pengertian hipertensi dan faktor penyebab hipertensi?
2.    Tanaman obat apa  saja yeng berkhasiat untuk mengatasi hipertensi?
3.    Bagaimana cara menjalani hidup lebih sehat untuk menghindari hipertensi?
4.    Apa saja jenis – jenis penyakit diabetes?
5.    Apakah faktor penyebab penyakit diabetes?
6.    Bagaimanakah cara pencegahan penyakit diabetes?

1.3.    Tujuan
Penulisan Makalah ini bertujuan :
1.    Mengetahui hipertensi dan faktor penyebabnya.
2.    Mengetahui tanaman obat yang berkhasiat untuk mengatasi hipertensi
3.    Mengetahui cara menjalani hidup lebih sehat untuk menghindari hipertensi.
4.    Agar masyarakat sadar akan bahaya penyakit diabetes
5.    Untuk mengetahui cara mencegah penyakit diabetes
6.    Agar dapat mengurangi penderita diabetes

1.4.    Manfaat
Penulisan Makalah ini bermanfaat :
1.    Memberi pengertian tentang penyakit hipertensi kepada masyarakat.
2.    Mengenal tanaman yang berkhasiat untuk mengatasi hipertensi
3.    Menjelaskan jenis makanan yang harus dipantang untuk menghindari hipertensi.
4.    Menambah wawasan para pembaca.
5.    Menambah ilmu bagi masyarakat.
6.    Berguna bagi semuanya terutama bagi penderita diabetes.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1.    Pengertian Hipertensi
            Istilah “Hipertensi” diambil dari bahasa inggris “hypertension”. Kata “hypertension” itu sendiri berasala dari bahasa Latin, yakni “hyper” dan “tension”. “Hyper” berarti super atau luar biasa dan “tension” berarti tekanan atau untuk menyebut penyakit tekanan darah tinggi. Di samping itu, dalam bahasa Inggris digunakan istilah “ high blood pressure” yang berarti tekanan darah tinggi.
            Tekanan darah adalah tenaga yang dipakai oleh darah yang dipompakan dari jantung untuk melawan tahanan pembuluh darah. Dengan kata lain, tekanan darah adalah sejumlah tenaga yang dibutuhkan untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sepanjang hari, tekanan darah akan berubah-ubah tergantung dari aktivitas tubuh.
            Latihan yang berat dan sters cenderung meningkatkan tekanan darah. Sementara itu, dalam keadaan berbaring atau istirahat, tekanan darah akan turun kembali. Hal ini merupakan peristiwa normal. Jika seseorang meningkat dengan tajam dan kemudian tetap tinggi, orang tersebut dapat dikatakan mempunyai tekanan darah tinggi atau hipertensi.

2.2.    Faktor Penyebab Hipertensi
            Faktor keturunanan dan pola hidup tertentu sangat berpengaruh terhadap timbulnya hipertensi esensial. Di samping itu, ada beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan penyakit hipertensi.
Faktor yang Tidak Dapat Diubah
1.    Ras
Di Amerika Serikat hipertensi paling banyak dialami oleh orang kulit hitam keturunan Afrika-Amerika dibandingkan dengan kelompok ras lain.
2.    Usia
Penambahan usia dapat meningkatkan risiko terjangkitnya penyakit hipertensi. Walaupun penyakit hipertensi bisa terjadi pada segala usia, tetapi peling sering menyerang orang dewasa yang berusia 35 tahun atau lebih. Meningkatnya tekanan darah seiring dengan bertambahnyausia memang sangat wajar. Hal ini disebabkan adanya perubahan alami pada jantung, pembuluh darah, dan hormon. Namun, jika perubahan ini disetai dengan faktor risiko lain bisa memicu terjadinya hipertensi.
3.    Riwayat Keluarga
Hipertensi merupakan penyakit keturunan. Jika salah satu dari orang tau kita menderita penyakit hipertensi, sepanjang hidup kita memiliki risiko terkena hipertensi 25%. Jika kedua orang tua kita menderita hipertensi, kemungkinan kita kena penyakit hipertensi 60%.
4.      Jenis Kelamin
Di antara orang dewasa dan setengah baya, ternyta kaum laki-laki lebih banyak yang menderita hipertensi. Namun, hal ini akan terjadi sebalknya setelah berumur 55 tahun ketika sebagian wanita mengalami menopause. Hipertensi lebih banyk dijumpai pada wanita.
Faktor yang Dapat Diubah
1.    Obesitas
Kelebihan berat badan meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit hipertensi. Semakin besar massa tubuh, semakin banyak darah yang dubutuhkan untuk memasok oksigen dan makanan ke jaringan tubuh. Berarti, volume darah yang beredar melalui pembuluh darah meningkatsehingga akan memberi tekanan lebih besar ke dinding arteri. Selain itu, obesitas dapat meningkatkan frekuensi denhut jantung dan kadar insulin dalam darah
2.    Kurang Gerak
Kurang Gerak merupakan aktivitas fisik dapat meningkatkan resiko seseorang untuk terserang penyakit hipertensi. Hal ini berkaitan dengan masalah kegemukan. Orang yang tidak aktif cenderung memiliki frekuensi denyut jantung lebih tinggi sehingga otot jantung harus bekerja lebih keras pada saat kontraksi.
3.    Merokok
Zat kimia dalam tembakau dapat merusak lapisan dalam dinding arteri sehingga arteri lebih rentan terhadap penumpukan plak. Nikotin dalam tembakau dapat membuat jantung bekerja lebih keras karena terjadi penyempitan pembuluh darah sementara. Selain itu, juga dapat meningkatkan frekuensi denyut jantung dan tekanan darah. Keadaan ini terjadi karena adanya peiningkatan produksi hormon selama menggunakan tembakau, termasuk hormon epinefrin(adrenalin). Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok akan menggantikan oksigen dalam darah. Akibatnya, tekanan darah akan meningkat karena jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memasok oksigen ke seluruh organ dan jaringan tubuh.
4.    Stress
Stress tidak menyebabkan hipertensi permanen(menetap). Namun, stres berat dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah menjadi sangat tinggi untuk sementara waktu. Jika sering mengalami stres, akan terjadi kerusakan pembulh darah, jantung, dan ginjal seperi hipertensi permanen. Stres dapat memicu timbulnya hipertensi karena akan membawa pada kebiasaan buruk yang terbukti akan meningkatkan risiko hipertensi.
5.    Minum Minuman Beralkohol secar Berlebihan
Hampir 5-20% kasus hipertensi diperkirakan terjadi akibat konsumsi alkohol yang berlebihan. Mengonsumsi tiga gelas atau lebih minuman beralkohol perhari dapat meningkatkan risiko terserang hipertensi sebesar dua kali.

2.3.    Tanaman Obat Tradisional Sebagai Obat Hipertensi
            Back to nature gerakan kembali ke alam bisa jadi slogan saja jika masyarakat tidak menganggap penting arti dan manfaat dari gerakan ini. padahal, pernyataan itu seharusnya tidak sekedar ajakan atau slogan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mengatasi hipertensi dengan tanaman obat merupakan salah satu cara kembali ke alam. Mengobati hipertensi dengan ramuan tanaman obat banyak pilihannya. Selain unruk menurunkan tekanan darah tinggi, prngobatan pun bertujuan untuk memperkecil risiko terjadinya komplikasi seperti strokr, kerusakan pada ginjal, atu meningkatkan gula darah (diabetes).
            Jenis tanaman obat yang bisa digunakan untuk mengatasi hipertensi:
1.    Daun Sambiloto
Sambiloto secara tepat sangat penting karena tumbuhan ini salah satu yang dan dikembangkan menjadi obat fitofarmaka. Tanaman yang rasanya pahit ini memiliki banayak khasiat, di antarnya anti radang, penghilang nyeri atau analgetik, dan penawar racun. Manfaat lainnya adalah sebagai antidiabetes, antihipertensi, tonikum, obat demam, dan obat disentri.
2.    Daun Salam
Daun salam biasanya dimanfaatakan sebagai pelengkap bumbu dapur , kulit pohonnya digunakan sebagi pewarna jala atau anyaman bambu, dan buahnya dapat dimakan. Tanaman ini berkhasiat sebagai obat hipertensi, diuretik, obat maag, obat diabetes, obat diare, dan obat kencing manis. Sebagai analgetik, daun salam mampu mengilangkan rasa sakit ketika berjalan. Bagian tanaman yang digunakan menobati hipertensi adalah daun salam yang segar.
3.    Daun Dewa
Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah). Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka  terpukul, masuk angin, dan digigit ular. Bisa juga digunakan dari alam, umbinya ditumbuk halus dan ditambah air, lalu diperas. Air perasannya diminum setiap sore.
4.    Tempuyang
Tanaman ini mengandung laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium flavonoid, dan taraksasterol. Selain untuk hipertensi, tempuyang berkhasiat sebagai antidisentri, mengatasi remataik, meredakan wasir, mengatasi radang usus buntu serta, mengatasi batu di saluran kencing dan batu empedu
5.    Sambung Nyawa(Gynura procumbens)
Tanaman ini berkhasiat untuk mencegah naiknya kolesterol mengurangi efek buruk konsumsi lemak dan santan terhadap peredaran darah, mengurangi efek pedas terhadap lambung dan usus besar, serta mengatasi gangguan asam urat. Selain itu, sambung nyawa berkhasiat untuk menghambat kerja hormon yang akan meningkatkan tekanan darah seperti tiramin dan afedrin.
6.    Seledri
Seledri mengandung flavonoid, saponin, tanin, dan minyak asiri. Berkhasiat sebagai tonik yang dapat memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah(hipotensi). Mengehentikan perdarahan, memperbaiki fungsi hormon yang terganggu, dan membersihkan darah.
7.    Tapak Dara
Tapak dara mengandung lebih dari 70 macam alkoloid, termasuk 28 bi-indol alkoloid. Alkoloid bersifta menurunkan kadar gula darah. Akar tapak dara mengandung alkoloid, saponin, flavonoid, dan tanin. Berkhasiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, diabetes lmelitus, hepatitis, malaria, sembelit, kanker, haid yang tidak teratur, dan perdarahan akibat turunnya jumlah trombosit.

8.    Daun Murbai
Daunnya yang masih muda enak disayur dan berkhasiat sebagai obat. Buah murbai bersifat manis dan dingin. Buah murbai dapat memperkuat ginjal, menurunkn tekanan darah tinggi, menghilangkan haus, dan meningkatkan sirkulasi darah. Daun murabi bersifat pahit dan manis.

2.4.    Menjalani Hidup Lebih Sehat Untuk Menghindari Hipertensi
    Menghindari Makanan yang Manis dan Asin
Selain mengatur pola makan, penderita hipertensi sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok dan selalu mengontrol berat badan. Orang yang mengalami kegemukan atau obesitas sebaiknya menurunkan berat badan sampai bats normal. Mengatur pola makan dan mengubah pola hidup sehari-hari akan lebih baik daripada menonsumsi obat-obatan.(Payne:63)
    Melakukan Olahraga
Aerobik juga dapat membuat seseorang mengeluatkan banyak cairan, mirip dengan khasiat obat hipertensi yang bersifat diuretik. Dengan berolahraga, jumlah hormon non-adrenalin dan hormon lain  penyebab stres bisa diturunkan. Namun, penderita hipertensi sebaiknya menghindari olahraga isometrik seperti angkat besi yang mudah meningkatkan tekanan darah. Olahraga isotonik sperti jalan kaki atau berenang lebih dianjurkan. Sebaiknya olahraga isotonik dilakukan selama 30 menit sehari sebanyak tiga kali seminggu.

2.5.    Penyakit Diabetes
Diabetes yaitu gangguan yang paling umum dari sistem endokrim ( hormon), yang terjadi ketika kadar gula dalam darah dalam tubuh secara tetap diatas normal. Diabetes adalah penyakit yang diakibatkan oleh salah satu ketidakmampuan tubuh untuk membuat insulin atau tubuh tidak menanggapi terhadap efek insulin. Penyakit diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena dalam darah mengandung banyak garam atau gula.

2.6.    Jenis – Jenis Penyakit Diabetes
Ada beberapa jenis penyakit diebetes yaitu diabetes tipew 1, diabetes tipe 2, diabetes pada kehamilan, dan kelompok diabetes sekunder ( yaitu diabetes sebagai akibat penyakit lain yang mengganggu atau mempengaruhi kerja insulin). Diabetes tipe 1 disebut insulin-independent diabetes karena penderitanya tergantung pada insulin. Dibetes tipe 2 disebabkan jaringan tubuh dan otot penderiata tidak peka atau sudah resisten terhadap insulin yang menyebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel–sel dan tertimbun dalam peredaran darah. Diabetes pada kehamilan yang disebut ngestational diabetes. Gestational diabetes dimulai ketika tubuh tidak mampu memproduksi dan menggunakan insulin yang dibutuhkan dalam darah.

2.7.    Gejala Penyakit Diabetes
Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan kekurangan energi, itu sebabnya penderita penyakit diabetes umumnya akan terlihat lemah, lemas, dan tidak tegar. Adapun gejala umum yang dirasakan penderita diabetes adalah :
1.    Banyak kencing terutama pada malam hari
2.    Gampang haus dan banyak minum
3.    Mudah lapar dan banyak makan
4.    Mudah lelah dan sering mengantuk
5.    Penglihatan kabur
6.    Sering pusing dan mual
7.    Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
8.    Berat badan menurun terus
9.    Sering kesemutan dan gatal–gatal pada tangan dan kaki
Gejala tersebut merupakan akibat efek daripada kadar gula darah yang tinggi, yang akan mempengaruhi ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan untuk mengencrkan glukosa sehingga penderita sering buang air kecil dam jumlah yang banyak. Dari akibat ini penderita merasa haus berlebihan sehinnga banyak minum. Sebagian besar kalori hilang dan larut dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengonsumsikan hal ini, penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan.

2.8.    Dampak Penyakit Diabetes
Penyakit diabetes mempunyai dampak yang besar bagi tubuh kita karena gula atau garam dalam darah yang meningkat dalam tubuh akan menyebar ke organ–organ yang lain. Lama kelamaan akan menyebabkan munculnya penyakit yang lain atau komplikasi. Organ–organ tubuh yang dapat terkena dampaknya ialah jantung karena tekanan darah tinggi. Kaki karena terjadi infeksi pada yang disebabkan sirkulasi darah yang buruk akibat pembuluh darah menyempit. Ginjal karena ginjal bekerja ekstra dalam proses filtrasi ( menyaring ) akibatnya lama kelamaan akan membat ginjal berhenti atau gagal ginjal. Mata karena ketidakseimbangnya cairan lensa mata
dan glakuoma. Kulit karena komplikasi dibetes menyerang kulit ditandai adanya bercak merah kecoklatan pada kulit.

2.9.    Faktor Penyebab Penyakit Diabetes
Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang dapat terkena penyakit diabetes yaitu :
1.    Faktor keturunan
2.    Kegemukan / obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
3.    Tekanan darah tinggi
4.    Angka triglycerid ( salah satu jenis molekul lemak ) yang tinggi
5.    Level kolestrol tinggi
6.    Gaya hidup yang cenderung mengonsumsi makanan instan
7.    Merokok dan stres
8.    Terlalu banyak konsumsi karbohidrat
9.    Kerusakan pada sel pankreas

2.10.    Cara Pencegahan Penyakit Diabetes
Cara pencegahan penyakit diabetes yang aman dan efektif adalah dengan mengubah pola hidup. Olhraga rutin setiap hari dibawah matahari pagi akan bermanfaat membantu proses metabolisme tubuh secara efektif akan membantu proses pembentukan dan perbaikan sel yang rusak. Melakukan diet ketat terhadap makanan dan minuman yang mengandung gula dan karbohidrat, diet ketat akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah agar metabolisme tubuh menjadi lebih lancar dan mengurangi pencemaran gula pada organ tubuh yang rusak.  Menjaga pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berserat seperti kacang–kacangan, sayur, dan buah. Menghindari merokok karena dapat memicu penyakit jantung dan kangker paru–paru. Mengecek kesehatan dengan cara mengontrol kadar gula dan tekanan darah.

2.11.    Cara Mengobati Penyakit Diabetes
Salah satu pengobatan penyakit diabetes secara medis bisa dilakukan dengan Pemberian suntikan insulin seara rutin untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Tentu pengobatan medis ini akan sangat memerlukan dana yang sangat banyak. Akan sangat memprihatinkan jika penderita penyakit diabetes adlah mereka yang notabene adlah orang yang kurang mampu. Namun sebenarnya ada banyak cara mengobati diabetes dengan memanfaatkan bahan makanan yang ada disekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai obat alami untuk penyakit diabetes. Seperti :
1.    Brotowali
Brotowali adalah salah satu jenis obat herbal yang bisa berfungsi untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Cara membuat ramuannya pun sangatlah mudah. Rebus batang dan akar tanaman brotowali dengan air, kemudian air ebusan tanaman brotowali tersebut diminum  secar rutin setiap hari.
2.    Pare
Hampir masyarakat indonesia mengenal jenis tanaman yang biasa dijadikan sebagai sayur untuk di konsumsi sehari-hari. Caranya sangat muda, dengan cara dihancurkan hingga seperti jus kemudian minumlah jus pare tersebut. Janganlah terlalu banyak mengonsumsi jus pare dalam porsin yang banyak karena akan menyebabkan sakit perut dan diare.

BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
1.    Hipertensi merupakan masalah yang besar dan serius, yang menyebabkan kecacatan permanen dan kematian yang mendadak.
2.    Hipertensi  dipengaruhi oleh faktor risiko ganda, baik yang bersifat endogen (seperti hormon dan genetik) maupun  yang bersifat enkseogen (seperti rokok, nutrisi, dan stresor)
3.    Penggunaan obat tradisional bisa menjadi alternatif pengobatan yang cepat, murah dan mudah.
4.    Menjalani hidup lebih sehat dengan mengatur pola makan dan pola hidup sehari-hari untuk menghidari hipertensi dan diabetes.

B.    Saran
1.    Diharapkan masyarakat mampu menjalani hidup lebih sehat, agar terhindara dari penyakit hipertensi dan diabetes.
2.    Meananam tanaman obat keluarga, walaupun hanya beberapa bisa menjadi potensi unruk pertolongan paertama bagi yang terkena panyakit hipertensi dan diabetes.








DAFTAR PUSTAKA


Yulianti, Sufrida & Sitanggang Maloedyn.2005. 30 Ramuan Penakluk Hipertensi. Depok : Agromedia Pustaka
DR. A.P. Bangun, MHA.2002. Sehat Dengan Ramuan Tradisional. Depok : Agromedia Pustaka
Irawan, A & Susilo Imam.1998. Waspadai Hipertensi dan Diabetes Melitus. Bandung: Penerbit Cahaya Remaja

0 Responses to “Makalah Hipertensis dan Diabtes”

Poskan Komentar

Sponsored by Jobs